Istighfar



ISTIGHFAR

“SETIAP MANUSIA PASTI PERNAH BERBUAT DOSA DAN SEBAIK-BAIKNYA ORANG YANG BERDOSA ADALAH YANG BERTAUBAT.”

QS. 7. (23)

Qaala rabbaana zhalamnaa anfusana wa in lam taghfirlanaa watarhamnaa lana kuunanna minal khasiriina

“YA TUHAN KAMI ! KAMI TELAH MENGANIAYA DIRI KAMI. JIKA ENGKAU TIDAK MENGAMPUNI DAN MEMBERI RAHMAT KEPADA KAMI, NISCAYA KAMI TERBILANG ORANG MERUGI.

SYARAT-SYARAT ISTIGHFAR AGAR DITERIMA ALLAH SWT :

1. ISTIGHFAR HARUS DENGAN KEIKHLASAN DAN NIAT YANG LUHUR.

2. DILAKUKAN DALAM KEADAAN SUCI DARI HADAS BESAR DAN KECIL.

3. JANGAN LAIN DIHATI LAIN DI MULUT (LAFAZ)

4. SEBAIKNYA DILAKSANAKAN PADA SAAT SHALAT TAHAJUD

5. LAFAL ISTIGHFAR HARUS SESUAI DENGAN AL QUR’AN DAN SUNAH RASUL

Al Mukhlisin, Jumadil Akhir 1428

Juli 2007

Dikutip dari :

Hikmah Republika

(Wiwik A Riyani)

Technorati Profile

Add to Technorati Favorites

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: